Standar Pengemasan Produk GoStore

Pengemasan produk GoStore yang baik dan sesuai standar menjadi kunci keberhasilan paket dapat diterima oleh pelanggan dalam keadaan sempurna. Untuk dapat mengirim paket sesuai dengan standar yang diterapkan oleh Shipper.id sebagai mitra 3PL GoStore, Anda perlu memperhatikan hal-hal berikut: 

Standar Packing

  1. Menggunakan kemasan luar, dengan ketentuan:
    • Memiliki ketebalan/ kekuatan/ ketahanan yang baik (dapat melindungi isi paket).
    • Memiliki ukuran lebih besar dari label, sehingga label Shipper atau label 3PL bisa ditempel dengan mudah.
    • Memiliki bentuk yang beraturan (kubus/balok/tabung/bola).
    • Jika kemasan luar yang digunakan berupa kardus/box bekas, maka wajib tidak ada sobekan, tidak bolong, tidak penyok, tidak ada bekas stiker/label lainnya.
      Contoh_penggunaan_kemasan_luar.jpg

  2. Penggunaan bubble wrap dan peredam lainnya, ketentuannya:
    • Apabila paket sudah menggunakan kemasan (kardus/box) komersil (terdapat logo /brand) sebagai kemasan luar paket , maka paket dapat dikirimkan langsung tanpa dikemas ulang, namun pada kemasan komersil wajib dilapisi bubble wrap minimal 3 lapis. Tujuan penggunaan bubble wrap untuk melapisi dan agar menghindari  kerusakan pada kemasan komersil paket tersebut.
      Contoh_penggunaan_bubble_wrap.jpg

    • Tambahkan lapisan peredam (bubble wrap / p-foam / sealed-air / koran,dsb) untuk meredam goncangan yang dapat menyebabkan kerusakan pada isi paket selama proses pengiriman.
      Lapisan_Peredam.jpg

    • Selalu menggunakan kemasan luar (Kardus/box/paralon), jangan gunakan bubble wrap/ plastik langsung sebagai kemasan luar (bubble wrap tidak berfungsi sebagai kemasan luar , tetapi sebagai lapisan peredam). Kecuali sudah ada kemasan kardus komersil seperti di poin 2.
      Kemasan_non_bubble_wrap.jpg

  3. Packing kayu 
    • Sudut luar packaging kayu harus dilapisi p-foam/bubble kemudian wrap keseluruhan packaging dengan plastik wrap agar tidak ada sudut tajam yang memungkinkan merusak paket lainnya
    • Bagian kemasan dalamnya (sisi atas, bawah, samping) terlindungi oleh kayu.
      Contoh_penggunaan_bubble_wrap__1_.jpg

  4. Jika paket yang dikirimkan berupa cairan/bubuk/pasta yang dikemas menggunakan wadah bertutup sehingga memungkinkan timbulnya kebocoran atau tumpah, maka: 

    • Bagian tutup barang wajib di akban/ disolasi
    • Kemudian membungkus wadah dengan plastik
    • Lalu lapisi dengan bubble wrap 

  5. Setelah melakukan packing, pengirim wajib menyertakan detail alamat tujuan atau
    menempel  informasi GoStore pada paket. Dengan memberi label akan memudahkan pihak agen shipping untuk memasukkan data pengirimannya.
    Standard_PAcking_5.png

    Catatan:
    Jika ada informasi yang kurang, paket akan diproses H+1 setelah pickup. Mohon
    untuk memperhatikan detail informasi agar pengiriman bisa berjalan dengan tepat
    waktu
    Shipper berhak untuk menolak pengambilan paket cashless yang tidak memiliki label
    dan memiliki bad label (tintanya buram, sobek, basah, atau tertutup packaging).
    Shipper berhak untuk mengembalikan paket cashless yang tidak memiliki label, paket
    yang tidak memiliki keterangan 3PL, dan paket yang memiliki bad label. Jika ada informasi yang kurang, paket akan diproses H+1 setelah pickup. Mohon untuk memperhatikan detail informasi agar pengiriman bisa berjalan dengan tepat waktu

standard_packing_new_1.pngstandard_packing_new_2.pngstandard_packing_new_3.pngstandard_packing_new_4.png
Baca artikel selanjutnya mengenai Batas Waktu Penjemputan Barang agar Anda bisa melakukan pick-up barang tepat waktu.

Artikel ini dibuat sesuai dengan peraturan Shipper nomor No: 041/STL/EA/X/2021 tanggal 15 Oktober 2021 tentang Informasi Standar Pengemasan Paket.

Shipper_Footer_2.jpg

Apakah artikel ini membantu?
3 dari 3 menganggap ini berguna

Komentar

0 komentar

Harap masuk untuk memberikan komentar.

Tidak menemukan yang anda cari?

Visit our blog for more inspirations!

Our customer care team is here for you!